Category Archives: The Comments

Demokrasi itu mengakomodasi semua

Demokrasi itu..

Kalian boleh saja tidak mau dipimpin oleh orang yang tidak se-akidah dengan kalian, dan itu di lindungi undang².

Tapi kan kita tidak hidup sendiri saja di Dunia ini, ada banyak orang yang juga berpendapat sama dengan kalian, yang bertolak belakang.

Oleh karena itulah, Demokrasi harus tetep diperjuangkan. Demokrasi kita, Demokrasi Pancasila.

Nah, bilamana kamu bisa di sebut intoleran apabila kebebasan-mu dalam ber-Demokrasi, mengganggu Hak orang Lain.

Hafiz Cilik – Musa, Bocah ‘Ajaib’ yang Hafal 30 Juz Alquran

Membaca berita tentang ocah ajaib di link dibawah ini, hati saya pengen banget komentar.

http://m.dream.co.id/lifestyle/kisah-musa-bocah-ajaib-yang-hafal-30-juz-alquran-150729y.html

Si Musa ini saya ramalkan akan jadi orang susah nanti kalo sudah gede nya. Kenapa ?

Hapal Quran tidak akan menjadikan seorang anak cakap dalam menjalani kehidupan ketika dia dewasa nanti.

Musa, sudah sejak kecil di paksa kedua orangtuanya untuk menghapal alquran, dan dia berhasil. Lalu di dielu-elu kan masyarakat, sehingga menyebabkan dia terlalu percaya diri (Percaya diri yang berlebihan).

Lalu dia tambah semangat lagi mempelajari agama islam sehingga lupa pada kehidupan dunia-nya.

Mudah-mudahan ramalan saya salah.

Indonesia semangkin “islami”

Dengan membakar tempat ibadah umat lain endonesa diharapkan akan jadi makin “islami” ? Kok bisa? bisa, karena ciri² negara Islam adalah tidak ada tempat ibadah lain selain masjid, contoh paling ideal adalah Arab Saudi.

Bukan hanya membakar, bahkan dengan mempersulit mereka membangun tempat ibadah, harapannya adalah mereka mau pindah ke luar negri, tapi ternyata mereka malah melawan, apalagi undang² di endonesa tidak memihak kepada pemeluk agama Islam bahkan cenderung menzolimi.

Fakta bahwa endonesa dihuni oleh masyarakat yang beragam dengan bermacam² jenis kepercayaan dan agama, memang sangat menyulitkan, tapi yang penting sudah ikhtiar. Allah SWT yang menilai usaha Muslim yang ingin mengislamkan endonesa.

Saking sulitnya, pada akhirnya sodara² kami seiman banyak juga yang mengambil jalan pintas, yaitu mereka hijrah  ke Arab Saudi atau ke negara lain sejenis-nya.